Author: Onny Wiranda

The Flight

Leave a comment
Catatan Perjalanan / Tentang kota

“Yeah. The flight was good.” I said to her. In fact, all I can remember about the flight is not the wheather as I keep on fall asleep. All I can remember is the strange man next to me. A short guy with hat and dark eye glasses who keep on whining about his congested nose. He’s probably in his 40 something. A small pierced heart tattoo on his upper right hand serves as a […]

Liburan ke Rumah Cimot

comment 1
Catatan Perjalanan / Tokoh

Berbeda dengan akhir tahun sebelumnya, liburan akhir tahun 2015 tidak aku habiskan dengan bepergian ke tempat baru. Aku memilih pergi ke Yogyakarta untuk bertemu dengan beberapa teman lama. Sepanjang perjalanan ke Yogya aku terus membayangkan apa yang hendak aku lakukan dengan tanah ukuran 10 x 9,6 meter yang baru saja aku beli. Puji Tuhan tanah itu aku beli setelah menabung dengan susah payah selama beberapa tahun bekerja. Sama sekali tidak ada peran pihak lain. Bisa […]

Membaca “Kibaran Sampari” dan Hal-hal Lain yang Menyertai

Leave a comment
Buku / Papua

Proses membaca buku karangan Robin Osborne ini tidak seintens saat aku membaca beberapa buku sebelumnya. Buku ini aku baca di akhir pekan pertama bulan Desember 2015, di saat aku sibuk membuat revisi laporan akhir tahun Program Pendidikan LPMAK, memikirkan rencana-rencana liburan dan resolusi tahun 2016 (kecuali revisi laporan akhir tahun, tidak ada yang bisa aku pikirkan dengan baik dan fokus). Format buku juga kurang nyaman untuk dipegang. Jenis kertas ditambah dengan ukuran huruf yang lumayan […]

Ketinggalan Pesawat

Leave a comment
Catatan Perjalanan

Waktu menunjukkan pukul 16:30 WIB, masih 5 menit lagi dari waktu boarding yang tertera di tiket. Dengan pongahnya aku mengira keberangkatan pasti akan molor karena berbagai alasan, sebagaimana biasanya maskapai lokal. Sekalipun pongah aku tetap datang di bandara Juanda lebih awal. Jam 16:00 aku sudah selesai check-in dan bergerak ke lantai dua. Setelah memastikan gerbang tempat pesawat akan mabur, aku menunggu di ruang merokok. Setelah dua batang rokok, jam 16:20-an aku jalan dengan santai ke ruang tunggu. […]

MOZES KILANGIN

Leave a comment
Papua / Tentang kota / Tokoh

  Dalam sidang Mahkamah Kehormatan Dewan, seorang anggota Mahkamah bertanya kepada Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia, mengenai penerbangan mereka dengan helikopter ke Urumuka untuk melihat tempat yang akan menjadi lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Air. Sekalipun hanya sebuah kampung kecil di sebelah timur Timika, Urumuka memiliki arti strategis karena di situ akan dibangun sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Air yang akan memberikan pasokan listrik bagi kota Timika dan bagi Pabrik Pengolah Tembaga yang akan dibangun Freeport di […]

Nasi Goreng Krengsengan Cak San

comments 3
Catatan Perjalanan / Tentang kawan / Tentang kota

  Daerah Tegalsari, Surabaya, dulu cuma aku ingat sebagai lokasi markas sebuah organisasi mahasiswa yang sering jadi tempat rapat perencanaan demonstrasi menentang Soeharto. Selebihnya, Tegalsari yang aku ingat adalah sebuah daerah dengan jalanan yang minim pencahayaan lampu jalan. Tapi Tegalsari sekarang berubah, jadi daerah kawula muda Surabaya untuk melewatkan malam minggu. Di situ sekarang ada dua tempat makan yang menarik. Yang pertama namanya Kedai Tua Baru. Di salah satu situsweb yang mengulas soal tempat itu, ditulis […]

Damai

Leave a comment
Catatan Perjalanan / Tentang kawan

Damai. Kata ini sering sekali saya ucapkan di gereja, terutama sambil menyanyikan penuh penghayatan bait terakhir lagu Anak Domba Allah. Saya ingin ada kedamaian dalam kehidupan pribadi saya, dalam pekerjaan, dalam hubungan dengan sesama, dan dalam kehidupan berbangsa kita (hadeh…). Tapi kalau dipikir-pikir selama setahun ini, saya jauh sekali dari apa yang dipesankan Santo Fransiskus dari Asisi. Saya masih sering ikut jadi pihak yang membakar bara perselisihan, minimal ikut mengipasi. Sekalipun perselisihan yang saya maksud […]

Asap Papua

Leave a comment
Current issues / Papua / Tentang kota

Di Mimika, bulan Oktober merupakan penanda berakhirnya musim hujan, meredanya gejolak laut Arafuru, dan melimpahnya udang dan hewan-hewan lainnya di delta sungai-sungai Mimika. Dulu sempat ada festival “Kamoro Kakuru” yang diadakan setiap bulan Oktober. Tapi rupanya Oktober tahun ini adalah Oktober yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Selain udang, yang muncul hampir di seluruh Tanah Papua adalah kabut asap. Serupa dengan yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan. Semua dimulai pada 8 Oktober 2015. Saat itu dua […]

Rumah Kucing

comments 9
Keluarga / Papua

Sepeninggal Kasbi pada bulan Oktober 2011, tidak ada kucing lagi yang tinggal di dalam rumah kontrakanku. Aku bahkan sempat berjanji untuk tidak pelihara hewan lagi. Berat membayangkan kalau harus kehilangan lagi. Apalagi rumah cuma ngontrak. Hingga suatu hari, terjadilah suatu rangkaian peristiwa yang membuatku harus membuat sebuah tempat tersendiri untuk kucing. Yang aku ceritakan berikut ini cuma ringkasannya saja. Lain kali akan kuceritakan secara khusus soal nama-nama kucing yang aku sebut di bawah ini.  Semua […]