All posts filed under: Buku

Resensi Buku Mein Kampf, karya Adolf Hitler

Leave a comment
Buku

New English Weekly, 21 Maret 1940  Penerbitan Mein Kampf dari Hurst dan Blackett setahun lalu yang disunting dari sisi pro Hitler, merupakan penanda cepatnya laju waktu. Tujuan utama pengantar penerjemah dan penambahan catatan adalah untuk melunakkan buku dan sebisa mungkin menampilkan wajah Hitler yang ramah. Karena saat itu Hitler masih merupakan sosok yang terhormat. Hitler telah menghancurkan gerakan buruh Jerman. Sebuah tindakan yang membuat kelas pemilik properti bersedia memaafkan Hitler atas apapun yang dia lakukan. Baik kaum […]

Membaca Pedro Paramo

Leave a comment
Buku

Novel ini dibuka dengan pesan sang ibu yang sekarat kepada anaknya, Juan Preciado, untuk pergi ke sebuah kota bernama Comala mencari ayahnya. “Jangan minta apa2 selain milik kita. Yang seharusnya dia berikan kepadaku…” Demikian kira2 pesan sang Ibu dalam terjemahan saya. Ah, ternyata buku ini sudah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia. Ga nyangka. Sama ga nyangkanya ketika nemu terjemahan Burmese Days (George Orwell).  Setibanya di Comala, Juan Preciado bertemu dengan Abundio, lalu kemudian dengan Eduviges Dyada. Eduviges […]

Membaca “Kibaran Sampari” dan Hal-hal Lain yang Menyertai

Leave a comment
Buku / Papua

Proses membaca buku karangan Robin Osborne ini tidak seintens saat aku membaca beberapa buku sebelumnya. Buku ini aku baca di akhir pekan pertama bulan Desember 2015, di saat aku sibuk membuat revisi laporan akhir tahun Program Pendidikan LPMAK, memikirkan rencana-rencana liburan dan resolusi tahun 2016 (kecuali revisi laporan akhir tahun, tidak ada yang bisa aku pikirkan dengan baik dan fokus). Format buku juga kurang nyaman untuk dipegang. Jenis kertas ditambah dengan ukuran huruf yang lumayan […]

Bahagia ala Henry Lefebvre

Leave a comment
Buku / Tentang kota / Tokoh

“In 1955, Lefebvre warned how’d we lost Rabelais’s laughter. And in losing it, he said, we’ve lost a big part of our cultural heritage, even lost a weapon in our revolutionary arsenal.” Andy Merrifield Henry Lefebvre, penulis kiri dari Prancis ini awalnya tidak terlalu menarik perhatianku. Mengeja namanya saja aku kesulitan. Sama sulitnya seperti mengeja merk parfum Bvlgari.Aku membayangkan membaca buku Lefebvre akan seperti membaca tulisan Louis Althusser atau Walter Benjamin yang terlalu berat bagi […]

Buku Foto-foto Papua

comment 1
Buku / Papua

Ini sepertinya buku kumpulan foto tentang Papua dalam format “coffee table book” pertama yang aku lihat. Halaman-halaman luas di dalam buku ini kebanyakan diisi satu foto saja, dengan keterangan yang minim. Pembaca seolah diajak mengisi sendiri caption foto di dalam otak mereka. Saking besar dan hegemoniknya foto-foto di buku ini, aku dengan enaknya melewatkan halaman prolog dan epilog. Tindakan yang cukup goblog, semoga tidak kamu ikuti jika kebetulan membeli atau membaca buku ini suatu saat. […]

VP Book Club

Leave a comment
Buku / Web 2.0

Halaman awal situsweb penerbit Viking ini mengingatkanku pada sebuah kafe di Yogya. Kalo ga salah namanya Deket Rumah. Entah sekarang masih ada atau ga. Kalau kamu di Yogya tolong cek dan kabari aku. Yang jelas kafe itu dipenuhi buku. Terkadang di meja ada buku dari pengunjung sebelumnya yang belum sempat atau malas mengembalikan, yang terus akan aku baca-baca. Kalau tidak menarik aku akan bergerak ke rak-rak buku. Bedanya dengan kafe itu, situsweb ini tidak meminjamkan […]

(Ikutan) Kepergok Membaca

Leave a comment
Buku / Foto / Papua

Biasanya yang menghentak aku dengan ide-ide baru adalah jpgmag. Baru sekarang aku disadarkan oleh sebuah blog dari Indonesia sendiri, namanya kepergok membaca. Baru sekarang aku sadar bahwa aku hampir tidak pernah (baik sengaja maupun tidak sengaja) memotret orang yang sedang membaca. Mungkin karena di Papua membaca bukan kebiasaan yang populer dan jarang sekali aku melihat orang Papua membaca. Sebentar… dulu di Jawa pun aku juga jarang melihat orang membaca. Paling cuma membaca koran atau brosur. […]

Si Kecil Ducroo

Leave a comment
Buku / Keluarga

Kisah mengenai masa kecilku ini dimulai dari beberapa fakta yang aku temukan dari orang tuaku. Dokumen tertulis pertama yang aku temukan mengenai masa kecilku adalah sebuah salinan yang sudah menguning dari Bataviaasch Nieuwsblad, yang memuat pengumuman kelahiranku. Pada halaman utama, terpampang sebuah artikel mengenai Perang Boer (di Afrika Selatan); “Kaum Boer meneruskan pengepungan mereka atas Ladysmith, dan terus mendekatinya.” Aku dilahirkan bersamaan dengan perayaan arwah tahun 1899, pada hari Kamis pukul 13.45 sore hari. Dua […]