All posts filed under: Tentang kawan

Akhir Pekan

Leave a comment
Papua / Tentang kawan

From MIMIKA IWOTO Tanpa terasa kalender sudah menunjukkan hari Jumat, mendekati penghujung minggu, akhir masa kerja dalam satu pekan. Bersyukurlah mereka yang tidak bekerja kantoran seperti aku. Mereka tidak perlu membagi diri kapan harus mengkhususkan diri untuk bekerja dan kapan harus memberikan waktu untuk mengerjakan hal yang disenangi. Bagiku, akhir minggu sering kali dipenuhi dengan kegelisahan. Ada yang menyentil kepalaku dengan halus sekali, sehalus gelembung sabun, mengatakan “oke, sekarang waktunya menyelesaikan ini, itu, dll.” Tapi […]

Doa Penulis Gagal Di Hari Ulang Tahunnya

Leave a comment
Tentang kawan

Aku percaya bahwa kata-kata tidak akan pernah mengecewakan aku. Bahwa kata-kata adalah satu-satunya sumber penghidupanku, baik rohani dan jasmani. Dalam saat-saat tergelap aku kembali menemukan kehidupan dari kata-kata yang Dia tinggalkan di selokan, di bawah kursi warung yang kotor, di jalanan, di ruang tamu yang sepi, dan tuts-tuts komputer yang berdebu. Dalam saat-saat terbaikku, kata-kata menunjukkan begitu banyak hal yang begitu bisa aku lakukan untuk memuliakan kehidupan dan manusia. Hanya melalui kedua ruang hatiMu yang […]

30

comment 1
Tentang kawan

Dulu aku pernah bernazar tidak akan merayakan ulang tahunku yang ke tiga puluh di Surabaya. Dua ulang tahunku sebelumnya aku rayakan di Yogyakarta. Rasanya kok seperti balik kucing gitu lho, kata orang Jawa, kalo merayakan di Surabaya. Bukannya aku benci Surabaya. Tapi ya mau gimana lagi meno, Surabaya kurang pas buat aku. Sama seperti kamu merasa kurang pas tinggal di Nabire dan malah betah berlama-lama di Timika, kota yang katanya kota terkotor di Papua ini. […]

Asik Ga Asik

Leave a comment
Tentang kawan

Di RT 4 Kuala Kencana ini kebanyakan rumah sudah jadi milik pribadi. Bukan lagi milik PTFI. Karena itu setiap rumah yang sudah dibeli dimodifikasi oleh sang pemilik rumah. Kebanyakan ditambah bangunan baru di belakang rumah inti. Seperti halnya rumah yang aku tempati ini. Sang pemilik, Bu Marpaung, menempati rumah yang dia bangun di belakang. Tepat menempel di rumah utama. Karena itu rumah ini, dan banyak rumah lainnya di RT 4 tidak memiliki halaman belakang. Selain […]

Minder

Leave a comment
Tentang kawan

Malam itu adalah pesta ulang tahun kongregasi suster PRR dari Palembang yang berkarya di kabupaten Mimika. Ada banyak sekali hadirin, mulai dari pejabat pemda, pater-pater dari pedalaman, karyawan LPMAK, dan umat gereja. Rumah transit tempat tinggal Uskup dan pejabat keuskupan Mimika yang biasanya lengang malam itu ramai sekali. Mungkin karena yang punya gawe adalah para suster, suasana pesta terasa begitu meriah tapi hangat-bersahaja menusuk ke dalam hati. Aku kira usai misa akan langsung disambung dengan […]

Pieta

comments 2
Tentang kawan

(untuk Fidel juga) From infonie Mungkin ini Pieta model baru, model generasi kini; seorang teman yang membopong temannya yang sekarat karena mabuk atau sakauw berat, yang digerogoti sejenis penyakit yang tidak pernah dia mengerti: kenapa dia seolah menanggung penderitaan umat manusia, penderitaan kawan sebayanya; wajah-wajah yang dia temui di trotoar, di pasar, di mal, di kantin-kantin kampus dan kantor, di balik pendar gelas bekas vodka atau miras murahan yang mulai dirubung semut, di balik genangan […]

Kaleidoskop Bulan Mei

Leave a comment
Tentang kawan

Bulan yang padat ini akhirnya berakhir. Bulan yang penuh dengan peristiwa, yang mengejutkan dan menyenangkan. Beberapa keputusan penting aku ambil bulan ini. Beberapa pencapaian dan penyesalan. Entah bagaimana denganmu. Aku kangen bagaimana dulu aku bisa memencet-mencet tombol hape tanpa berharap orang di sana akan senang membaca smsku dan membalasnya dengan buncahan perasaan yang sama denganku. Bisa pergi ke tempat yang begitu jauh dan mengetahui bahwa ada orang lain di luar sana yang juga sedang melakukan […]

Kesimpulan

comments 2
Tentang kawan

Terkadang kita terlalu gampang menarik kesimpulan yang kaku dari sebuah perjumpaan sesaat dengan sesuatu. Misalnya dengan kisah Bu Ponirah, seorang penarik becak perempuan dari Yogyakarta, yang kisahnya diabadikan dengan indah oleh Sindhunata di Waton Urip (Nineartpublishing, Yogya, 2005). Setelah uraian panjang yang tidak melebar hingga jadi klise penceritaan kehidupan rakyat kecil, sampailah kita di halaman 69 dimana Ponirah menceritakan kegiatannya di waktu senggang: Saya ini orang miskin. Sudah miskin, mengapa harus nyetel yang susah-susah. Nanti […]

Liburan ke Rumah Nandan

Leave a comment
Tentang kawan / Tentang kota

Bahkan cuma untuk berkhayal mau berlibur ke mana kamu tidak bisa? Wah, ndul, hidupmu sudah sampai pada tahap yang mengerikan. Jalan-jalan ke Nandan, yuk. Udah lama ga ke sana. Suasana pagi di Gang Nandan, atau Gang Nanas ya, Dod? Kalo ga salah nama buah-buahan gitu kan? Setelah rumah sebelah kanan itu ada warung tempat kita biasa beli kebutuhan sehari-hari, mulai dari air mineral, rokok, kue keju bantal. Jalan lurus belok kanan kamu akan sampai di […]

Jalanan Sepi Sekali

comment 1
Tentang kawan

Beberapa kawan menyampaikan hal yang cukup jadi pecutan buatku. Awang bilang soal ”romantisme cari duit”; Iwan mengutip Ali Shariati, menulis: make a meal for more than you; Puthut bilang “anak muda kok malem minggu pacaran.” Seperti kuda yang kena pecut aku terhenyak dan berlari. Lari kemana aku sungguh tak tahu… Aku cuma ingin berlari jauh, melihat kota berganti desa, wajah payah menjadi wajah cerah, air yang mampat di got menjadi air yang mengalir, padang rumput […]