Potowayburu

Leave a comment
Catatan Perjalanan / Papua
From Potowayburu

Potowayburu di distrik Mimika Barat Jauh adalah tapal batas barat Kabupaten Mimika dengan Kabupaten Fak Fak. Jika ditempuh menggunakan jalur darat, pilihan satu-satunya adalah dengan perahu motor menyusuri pantai barat Papua atau mengikuti jaringan aliran sungai.

Kami cukup beruntung bisa menggunakan helikopter untuk mencapai lokasi pendaratan Potowayburu. Helikopter yang mengantar kami berbelok ke menghindari Pegunungan Pariri dan mendarat di sebuah lapangan yang dikelilingi beberapa bangunan permanen dan sebuah bangunan semi permanen dari kayu, dan logging camp yang cukup besar di dekat sungai. Dari atas kondisi Potowayburu agak berbeda jika dibandingkan dengan desa-desa Kamoro lainnya yang pernah aku kunjungi seperti Atuka atau Uta.

Kondisi alamnya adalah pertemuan antara dataran tinggi Papua dan daerah pesisir. Cantik sekali. Selain itu juga adalah nyaris tidak ada penanda bahwa Potowayburu adalah desanya orang Kamoro. Yang lebih kental justru nuansa perusahaan. Mungkin karena Potowayburu adalah bekas basis operasi sebuah perusahaan kayu PT. Jayanti yang sudah tutup.

Seperti biasa ketika kami mendarat yang menjadi “panitia penyambutan” adalah para guru dan murid yang tergopoh-gopoh mengambil barang bawaan karena disuruh para guru.

Yang mengagetkan adalah lokasi penerimaan kami. Dari atas memang sudah terlihat sebuah bangunan semi permanen dari kayu yang sudah reot. Kami kira itu gudang. Ternyata itulah tujuan kami, SMP Negeri Potowayburu.

SMPN Potowayburu hanya terdiri dari dua “ruang kelas” yang dipisahkan oleh dinding kayu yang sudah lapuk. Setiap ruang kelas hanya diisi oleh meja kursi yang sangat mengenaskan dan papan tulis. Aku pernah melihat bangunan semacam ini di Atuka, yang difungsikan oleh warga sebagai semacam gedung serba guna. Itu pun kondisinya jauh lebih baik di Atuka.

Ironisnya, SMP Negeri Potowayburu ini berdiri berhadapan pas dengan kantor distrik yang megah tapi selalu dalam keadaan kosong melompong. Menurut kepala sekolah SMPN Potowayburu, Pak Modestus Rumrome, gedung SMPN Potowayburu memang peninggalan Jayanti dan sudah tidak layak pakai. Gedung sekolah yang baru sudah didirikan di utara Potowayburu. Sayang sekali kami tidak sempat melihatnya, karena menurut Pak Rumrome dan beberapa guru lokasinya “jauh sekali”.

Kejutan lain yang menanti kami adalah jumlah murid. Dari sekitar dua puluh siswa yang mengikuti sosialisasi beasiswa, ternyata jumlah siswa kelas III SMPN Potowayburu hanya tiga orang. Kembali kami dihadapkan pada permasalahan “jauh sekali”. Menurut Pak Rumrome, lokasi sekolah di Potowayburu tidak terjangkau bagi para siswa yang kebanyakan tinggal di Aindua dan Yapakopa yang jaraknya cukup jauh. Mereka hanya akan bertahan di sekolah selama beberapa minggu setelah itu menghilang karena harus mencari sagu untuk persediaan makanan atau untuk pulang kampung.

Salah satu inisiatif kepala sekolah menyikapi soal jarak adalah pemfungsian sebuah rumah dekat rumah kepala sekolah sebagai asrama. Selebihnya kepala sekolah dan kepala distrik mengharapkan perhatian untuk Potowayburu, baik dari LPMAK maupun dari pemerintah. Ketika tiba di Timika banyak orang juga kerap mengaitkan Potowayburu dengan jarak yang jauh.

Tapi toh dari berbagai kampung yang “jauh sekali” seperti Aindua dan Yapakopa, masih terus berdatangan ke Potowayburu pemuda-pemuda yang memiliki mimpi dan sedang membentuk cerita perjuangan hidup mereka. Beberapa pemuda Potowayburu juga meneruskan pendidikan ke Timika, seperti seorang bapa yang menanyakan anaknya, Yance Ofunia, yang sekolah di SMK Pelayaran, Timika.

Semoga saja mereka tidak akan segera dihentakkan kenyataan bahwa mimpi mereka lebih baik disimpan saja hanya karena tempat tinggal mereka “jauh sekali” dari Timika.

The Author

Mungkin kamu pernah kenal aku. Sementara ini aku tinggal di Timika, Papua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s