Leave a comment
Catatan Perjalanan
maaf, aku tak sempat memberi judul
maaf, aku sibuk.
harus bertemu Mr.Anu disitu,
harus menyambut Bu Ini disini
aku tak ada waktu
***
maaf, ini sudah hampir deadline
laporan harus cepat diserahkan
atau aku dipecat juragan
dan dimarahi pelanggan
***
maaf, aku diminta untuk bernegosiasi
para buruh minta kenaikan gaji
bos sedang ke luar negeri
meski aku juga ingin naik gaji
tapi mereka bilang bisnis lagi sepi
****
maaf, apa katamu?
aku sudah tak seperti dulu lagi?
kita sudah tak cocok lagi?
sudah, kita bicara saja nanti
***
maaf, aku harus sering lembur
tak mungkin minta libur
tak bisa datang waktu kakek dikubur
(kukirim saja sumbangan lewat rekeningmu)
****
maaf, aku berjanji
sebentar lagi setelah dapat promosi
aku ajak kau jalan-jalan ke luar negeri
kebetulan aku dikirim mengecek produksi
sambil ketemu Mr.Lie
***
maaf, coba katakan sekali lagi?
kau tak sudi? lebih baik di rumah nonton tivi?
OK lah aku berangkat sendiri
****
maaf, sementara ini kita harus berpisah
aku tak bisa menolak untuk pindah
siapa sih yang bisa menolak tempat basah?
***
maaf,
aku lelah!
pergi dari sini!
siapa kau?
****
*****
******
*******
maaf, hidup memang tak mudah
tapi terlalu lama aku diam
dan kini semuanya makin hambar
***
maaf, semua semakin hilang arah
semua harus diakhiri dengan darah
keadaan…
jadi….
tak…
terarah…
maaf!

The Author

Mungkin kamu pernah kenal aku. Sementara ini aku tinggal di Timika, Papua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s