Author: Onny Wiranda

Google Account Ngadat

Leave a comment
Web 2.0

Asu. Seharian kemarin aku panik. Beberapa account google yang aku gilai selama ini ngadat tidak bisa diakses, seperti gmail dan blogger. Google reader aku belum sempat cek. Picasa baik-baik saja tapi untuk unggah gambar lama sekali. Tidak seperti biasanya. Tidak hanya itu, situs web lain yang selalu aku gunakan juga tidak bisa diakses, seperti del.icio.us dan wordpress. Email kantor sendiri juga lambat sekali untuk kirim email. Setelah mencuri-curi waktu di antara rapat anggaran aku bisa […]

Tahun yang Tak Pernah Berakhir

Leave a comment
Buku

From infonie Buku ini dulu aku dapat dari Asep. Dia nemu di Shopping. Awalnya nyaris menyerah karena hampir semua toko buku di Yogya udah aku masuki dan tidak nemu juga. Dulu cari buku ini gara-gara apa, ya? Kalau tidak salah pas teman-teman mau bikin workshop nulis atau pas nulis sejarah lisan desa di Gunung Kidul. Buku yang terbit tahun 2004 ini berisi kumpulan esai sejarah lisan tentang pengalaman para korban 1965. Penerbitnya  Institut Sejarah Sosial […]

Asik Ga Asik

Leave a comment
Tentang kawan

Di RT 4 Kuala Kencana ini kebanyakan rumah sudah jadi milik pribadi. Bukan lagi milik PTFI. Karena itu setiap rumah yang sudah dibeli dimodifikasi oleh sang pemilik rumah. Kebanyakan ditambah bangunan baru di belakang rumah inti. Seperti halnya rumah yang aku tempati ini. Sang pemilik, Bu Marpaung, menempati rumah yang dia bangun di belakang. Tepat menempel di rumah utama. Karena itu rumah ini, dan banyak rumah lainnya di RT 4 tidak memiliki halaman belakang. Selain […]

Picasa Name Tag

Leave a comment
Web 2.0

From infonie Picasa semakin top saja. Sekarang ada name tag untuk menandai semua foto individu di dalam album foto kita. Prosesnya mudah saja, Picasa memindai semua foto individu yang ada lalu mempersilakan kita untuk menamainya dan diintegrasikan dengan daftar kontak di akun Gmail. Nah siapa yang duluan nih. Picasa atau Facebook? Aku kok percaya yang pertama ya yang duluan bikin.

Melihat dari jarak dekat

Leave a comment
Foto

Makro Masih banyak sekali fitur di kameraku yang belum aku kenal. Selama ini cuma pakai mode P dan belum banyak mengeksplorasi yang lain. Apalagi setelah baca review dan lihat contoh foto Canon Powershot G5 di Digital Preview. Sama sekali tidak ada masalah dengan 5MP. Kalau soal obyek aku sudah memfokuskan diri pada manusia. Sekalipun masih harus banyak belajar. Tapi sejak di Papua ini aku jadi suka motret dari jarak dekat, biasanya bunga dan serangga. Kenapa […]

Minder

Leave a comment
Tentang kawan

Malam itu adalah pesta ulang tahun kongregasi suster PRR dari Palembang yang berkarya di kabupaten Mimika. Ada banyak sekali hadirin, mulai dari pejabat pemda, pater-pater dari pedalaman, karyawan LPMAK, dan umat gereja. Rumah transit tempat tinggal Uskup dan pejabat keuskupan Mimika yang biasanya lengang malam itu ramai sekali. Mungkin karena yang punya gawe adalah para suster, suasana pesta terasa begitu meriah tapi hangat-bersahaja menusuk ke dalam hati. Aku kira usai misa akan langsung disambung dengan […]

Pieta

comments 2
Tentang kawan

(untuk Fidel juga) From infonie Mungkin ini Pieta model baru, model generasi kini; seorang teman yang membopong temannya yang sekarat karena mabuk atau sakauw berat, yang digerogoti sejenis penyakit yang tidak pernah dia mengerti: kenapa dia seolah menanggung penderitaan umat manusia, penderitaan kawan sebayanya; wajah-wajah yang dia temui di trotoar, di pasar, di mal, di kantin-kantin kampus dan kantor, di balik pendar gelas bekas vodka atau miras murahan yang mulai dirubung semut, di balik genangan […]

Amole!

comments 2
Catatan Perjalanan

(Sebuah Catatan Perjalanan) Lampu lalu lintas berubah menjadi hijau. Sebuah mobil Toyota Hilux di samping mobil yang kami tumpangi bergerak perlahan berbelok ke timur. Menyusul di belakang mobil, serombongan motor bergerak tergesa-gesa. Hampir semua pengendara motor mengenakan jas hujan berwarna kuning dengan tanda silang warna perak di punggungnya. Mas Eko sedang menggaruk-garuk dagunya ketika aku menaikkan kecepatan kendaraan dan wiper. Hujan semakin deras. Mungkin dia sudah tahu bahwa aku memiliki cara sendiri dalam menikmati hujan. […]

Enak Ga Enak

Leave a comment
Papua

Di dekat rumah kontrakanku ada sebuah tempat yang menjadi tempat kegiatan sehari-hari warga Kuala Kencana. Namanya kurang jelas. Tapi beberapa orang menyebutnya “terminal”. Di tempat itu memang ada terminal angkot jurusan Kuala Kencana-Timika. Tapi selain itu juga gedung serba guna, deretan kantor kecil yang salah satunya menjadi kantor cabang BPD Papua, dan sederet toko kecil yang menjual kebutuhan sehari-hari. Di depan deretan toko itu ada sederet stan penjual makanan. Bentuk deretan stan dan suasana sekeliling […]

Timika Gempa?

Leave a comment
Papua

From infonie Belum lama ini di ANTV ada liputan mengenai kota Timika. Sang pembawa acara mengatakan bahwa curah hujan di Timika 3 kali lebih tinggi dibandingkan Bogor. Saat itu dia sedang jalan-jalan di Jalan A. Yani, dan mampir di sebuah toko yang menjual berbagai macam hasil kerajinan masyarakat. Lalu sambil tergopoh-gopoh karena diguyur hujan, dia lari masuk ke mobil dan melaju ke Mware. Setelah itu ditayangkanlah beberapa sudut kota Timika yang basah terguyur hujan. Padahal […]