Pino dan Minul

Leave a comment
Keluarga


pino-mimi
Originally uploaded by absolute onie.

Yoke pasti kaget setengah mati melihat Pino tergeletak di dalam kardus dalam keadaan sekarat. Yu Seni mungkin sudah bersiap menguburnya. Menurut dokter yang merawatnya, diduga Pino menggigit/memakan bangkai hewan mati atau tikus yang sudah keracunan. Kasihan.

Anjing seperti Pino ini memang sebaiknya tinggal di dalam rumah, bukan di pekarangan. Tapi keberadaan Pino di dalam rumah selalu membuat semua orang was-was; dia bisa kencing di mana saja. Apalagi dia pejantan.

Di hari kedua opnamenya Pino bilang kalau kondisi perutnya sudah membaik. Sudah tidak sembelit lagi. Dia mau segera pulang, kangen dengan pohon mangga depan rumah katanya.

Sementara Pino keracunan, si Minul malah melahirkan. Lima ekor sekaligus! Pino tidak berkomentar apa-apa ketika ditanyai soal siapa yang bertanggung jawab atas kehamilan Minul. Seingatku sebelum berangkat ke Timika, Minul tidak terlihat sedang hamil. Aneh.

Semoga besok Pino sudah bisa melihat Mimi dan anak-anak Minul. Mimi pasti sudah khawatir sama bapaknya itu.

Nah Pino, kalau sudah pulang nanti sambut saudara-saudaramu. Pastikan mereka jadi anjing yang baik dan buktikan kalau dirimu adalah pejantan yang tangguh. Jangan kalah sama Mimi dan Minul.

Baik-baik ya, kalian semua.

The Author

Mungkin kamu pernah kenal aku. Sementara ini aku tinggal di Timika, Papua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s