Halooo…

comments 2
Tentang kota


Aku baik2 saja lho. Kok ga ada yang nanya sih. Yogya sempat semrawut gara2 gempa. Kayaknya kalian harus ke yogya untuk merasakan digoyang gempa2 susulan dengan skala sekitar 2 sampe 3 skala richter. Bahkan pernah beberapa hari lalu sempat mencapai 4 skala richter. Waktu itu aku sedang ngenet di lantai 2 warnet dekat rumah, bareng sama panjul. Wah rasanya keren. Goyang ngebor…lewat…goyang patah2 apalagi. Semua orang langsung terlihat agak panik. Aku berusaha tenang. Sedangkan Panjul –seperti biasanya dan tak perlu aku jelaskan lebih jauh di sini– terlihat tenang dan terkendali.

Beberapa waktu lalu si ari sempat ke Yogya. Untungnya dia ga ikutan wisata bencana (orang2 yang cuma bawa bendera partai besar-besar dan banyak padahal cuma nyumbang indomie dua kardus. Orang-orang yang merasa bisa memberikan ‘trauma healing’ padahal otak mereka sendiri perlu digiling. Dan maaf seribu maaf, saya semakin muak sama partai yang namanya PKS. Penyebabnya ya dua hal yang tadi disebut).

Ya begitulah, aku baik2 saja. Tidak peduli kalian mikirin aku atau ga. hehe.

Pandanganku tentang gempa Yogya dan Jateng sudah lewat masanya untuk dibicarakan di sini. Sama halnya dengan sudah basinya pandanganku tentang kematian PAT. Yang kemudian hanya aku wakilkan dengan puisi Joko Pinurbo (padahal sebenarnya aku ingin bicara tentang kehebatan PAT dalam menyeret keluasan dan kerumitan sejarah dalam tokoh-tokoh yang dia hadirkan. Sebelumnya sosok seperti Gubernur Jenderal Hindia Belanda dan Bupati pada zaman tanam paksa hanya aku kenal nama saja). dan aku pikir sudah terwakili secara lebih utuh di sebuah situs. Okelah, sebagai perkenalan juga bahwa ada situs menarik yang harus kalian akses secara teratur, silakan mampir ke tandabaca. Kita bisa ngirim karya ke situs itu. Sekarang ini masih fokus ke permasalahan di sekitar gempa.

The Author

Mungkin kamu pernah kenal aku. Sementara ini aku tinggal di Timika, Papua.

2 Comments

  1. franky says

    alllah….. awalnya melankolik, trus heroik, eee… ujung-ujungnya ngiklan. Hidup tandabacok!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s