teringat neruda
teringat dengan nerudakah dirimu, ketika melihat sebuah buku besar berwarna sampul merah muda, yang dulu kamu bawa kesana kemari di sebuah hari yang panas. lalu karena capek atau karena ingin melupakan pekerjaan kamu duduk di bangku panjang, tidak jauh dari tempatku duduk. sekilas aku melihat kamu memandangi buku itu dengan pandangan yang kosong, lalu mulai membuka lembaran kertas dan membuat teman-temanmu bertanya “tumben baca buku”. tapi mungkin karena sudah terlalu kesal dengan seseorang di antara […]