All posts filed under: Tentang kota

di jalan-jalan jakarta

Leave a comment
Tentang kota

keiko, siang itu aku berdiri di sebuah perempatan terbesar yang pernah aku lihat. nama daerahnya kalau tidak salah slipi, atau grogol. informasi di layar hpku yang keluar cuma “mal taman anggrek”. berdiri, sendiri, tapi tidak ada ngeri atau sepi di hati. aku bebas memandangi orang-orang dan mobil yang lalu lalang di depanku, mendengarkan suara-suara yang dihasilkan persimpangan jalan, mencium bebauan yang dihasilkan keringat dan knalpot. lagipula sepertinya mereka tidak melihatku. kecuali seorang polisi di posnya, […]

Leave a comment
Buku / Tentang kota

Aku Ingin Bercinta Dengan Mayatmu [Theressa kepada Camillus] Camillus, aku datang malam ini ke ranjang kita aku usir Laurent barusan kini semuanya jelas, aku, ingin mencium gigi yang tersisa menyayat daging busuk yang tertinggal di rahangmu aku jilati tandas semuanya sampai habis dari sisa daging di lidahmu; aku menghisap aroma formalin membiarkannya menusuk kerongkongan dari tengkorak kepalamu pelan aku susuri helai-helai terakhir rambutmu aku lalui lobang bekas kelopak mata, pulang ke hatimu mengantarmu pulang ke […]

Mimpi Yang Melelahkan di Hari Minggu

Leave a comment
Tentang kawan / Tentang kota

Hari minggu yang melelahkan. Sepanjang hari aku isi dengan tiduran, membaca cerpen di beberapa koran, dan bermain game komputer. Setelah 12 jam diregang kecemasan khas urban di dalam kamar, aku putuskan untuk keluar rumah. Sekedar keluar dari dunia cemas ini dan mencari tempat untuk melepas semua ketegangan. Seperti biasa pilihanku adalah pergi ke warung kopi. Aku tidak seperti teman-teman lain yang punya warung kopi favorit, tempat mereka bertemu dengan kawan-kawan, ngobrol ini itu. Bagiku, warung […]

Jakarta?

Leave a comment
Tentang kota

setelah urusan dengan kontras beres, tidak banyak yang bisa aku lakukan disini. paling cuma jalan-jalan ke jl. sabang, cikini (beli indomie telor sama minum juice), itupun hanya malam hari. kegiatan di siang hari; bangun jam 12:00 (kurang lebih), bikin kopi, ngerokok, tiduran lagi, baca-baca. kalau lagi beruntung aku diajak jalan sama beberapa temanku di sini. ingat, beberapa, dan beberapa itupun kebanyakan tidak suka jalan-jalan.