Month: August 2007

Soal Hasif Amini,

comment 1
Tokoh

dan sedikit tentang puisi Setelah sekian lama aku diamkan, tadi malam aku baca-baca koleksi tulisan Hasif Amini. Sekarang rasanya Hasif Amini sudah tidak pernah menulis di Kompas lagi. Kok bisa, ya. Aku selalu kesulitan memahami puisi. Tapi membaca tulisannya Hasif Amini, aku jadi suka puisi, atau tepatnya perpuisian. Seolah esai Hasif Amini itu sendiri adalah puisi yang sedang bercerita tentang puisi. Tidak hanya puisi di Indonesia, tapi juga di Islandia (aku paling suka esai Hasif […]

Leave a comment
Tentang kawan

Yang Lebih Tua dan Mendukungmu Adakah orang-orang semacam itu di sekitarmu? Bukan. Bukan orang tuamu, tapi orang di sekitarmu, kawan, kakak kelas, tetangga, atau kakak kawanmu. Aku kurang tahu bagaimana pengelompokan usia “yang lebih tua” menurutmu. Tapi kalau aku sendiri, aku cenderung tidak menganggap anak-anak Angkatan 94 ke atas sebagai senior. Sedangkan angkatan 95 ke bawah, hingga angkatan 97, sebagai sebayaku. Lho kamu lupa aku Angkatan berapa? Aku mulai kuliah tahun 1997. Lebih tua dua […]

ayu nikah

Leave a comment
Foto / Tentang kawan

dokar-2 Originally uploaded by absolute onie. akhirnya ayu nikah. setelah melalui masa gundah gulana dan kegelisahan, kini ayu bisa dengan tenang melihat hidupnya. selamat, ayu. sori ayu anak2 cuma bisa datang pas resepsi. tapi sumpah itu tidak direncanakan. semata karena semua pada sibuk. padahal mestinya bisa jadi bahan testimonial kaya yang diputer di resepsi itu ya. aku ga bisa bayangin seperti apa testimonialnya malonda, pak min, dwi, dan anak2 lain. pasti isinya puja-puji semua. hahaha. […]

Membaca Danziger’s Britain

Leave a comment
Buku / Tentang kota

Aku jadi lebih bisa memahami beberapa video klip yang menampilkan pabrik yang nampaknya sudah mati dan jadi tempat nongkrong anak-anak muda. Halifax, Leicester, Brixton, semuanya sekarang pingsan dilibas perkembangan industri dan teknologi informasi. Seolah kota-kota yang menyimpan pabrik-pabrik dan galangan kapal dari masa awal Revolusi Industri itu tidak layak dilestarikan sebagai semacam ”Athena”nya Kapitalisme. Mungkin pemandangan semacam itu yang dilihat Emen di Krembung dan Tulangan, Sidoarjo. Aku membayangkan dia berkeliling memotret pabrik-pabrik lama, mesin-mesin yang […]