Month: July 2008

Lonceng Gereja

Leave a comment
Papua

Tidak pace, sa tidak akan cerita tentang babi lagi. Ada kawan yang bilang kalau babi di papua itu dibawa orang-orang Dongson dari Cina Selatan. Ah pace, sore ini sa mau cerita soal lonceng gereja. Barusan sa dengar ada lonceng gereja berdentang beberapa kali. Kemarin di Kaokaonao sa lihat lonceng dari zaman Belanda yang sudah teronggok tidak terpakai di depan pastoran. Nanti malam sa akan tulis cerita jalan-jalan ke Kaokaonao itu untuk pace. Tapi tolong jangan […]

Babi…

Leave a comment
Papua

Ah Pace, di sini ada banyak babi. Tapi sampai sekarang aku belum ketemu babi yang naik angkot seperti kamu bilang dulu. Di belakang sa pu kantor ada tiga kandang babi yang isinya paling tidak dua ekor babi. Setiap hari di jam-jam tertentu mereka menguik-nguik, mungkin karena jam tidurnya diganggu atau telat mendapatkan jatah makan. Besar sekali ya ternyata babi itu, Pace. Aku kira seukuran sama kambing. Walaupun binatang peliharaan yang sangat berguna, mereka tidak berkeliaran […]

Buta blog

Leave a comment
Web 2.0

Hmm… Sudah hampir sebulan di Timika. Begitu banyak yang aku lihat: tempat-tempat baru, orang-orang baru, dan kebudayaan baru. Sayang sampai sekarang masih belum kesampaian liat Lau-lau (Kangguru) di hutan di selatan Timika. Kata Pak Abraham gampang sekali memancing Kangguru, cukup dengan menyalakan lampu senter ke arah hutan. Mereka akan mengira sorot lampu senter itu teman mereka. Tapi sejak di sini aku malah ga bisa lihat blogku. Di sini Blogger kena sensor. Tapi aku masih bisa […]

The Web Habits of Highly Effective People

Leave a comment
Web 2.0

The Internet has changed the way we consume information, what we know and when we know it. In the age of the iPhone and the BlackBerry, some people are cyber-slaves. Others have web rituals and routines. Granta asked some highly effective people in literature, journalism and publishing to reveal their web habits. Here’s what they had to say: read more

Hujan

Leave a comment
Papua

Curah hujan di Timika sepertinya lebih tinggi dibandingkan Bogor. Sejak pagi kemarin aku tiba di Timika, hujan tak ada hentinya mengguyur kota berpenduduk 50.000 orang ini. Tadi pagi malah hujan deras. Baru jam tujuh pagi dan Pak Yustinus sudah mengajak aku sarapan. Aku setengah tidak percaya masih saja ada orang yang membangunkan aku untuk bekerja di hari seperti ini. Kira-kira jam setengah delapan Pak Yohan datang menjemput. Keluar dari Hotel Serayu belok kiri lalu putar […]

Di Ngurah Rai, Kamu di Ubud

Leave a comment
Catatan Perjalanan

Ngurah Rai ramai sekali malam ini. Mungkin karena musim liburan. Beberapa rombongan bule datang. Kalau datang siang hari mungkin yang terlihat rombongan turis domestik. Mas Budi masih saja sibuk menelfon seseorang. Mungkin pacarnya. Mas Budi ini kerja di Trakindo. Selama 4 bulan dia sibuk bekerja di Tembagapura. Setelah itu pulang ke Jombang. Tadi di dalam pesawat dan di depan selasar terminal kedatangan aku berpapasan dengan dia, yang membawa satu tas jinjing besar dan sebuah tas. […]