All posts tagged: aroanop

Cahaya

Leave a comment
Papua

Aku tercenung memandang foto yang menghiasi laporan tentang pementasan teater Lugid di majalah Tempo. Kecepatan shutter membuat kamera menjadi begitu sensitif dengan cahaya, yang sangat minim dan datang dari tempat yang jauh, dari atas panggung. Diafragma yang besar membuat detail gunungan yang dipegang Mbah Kawit masih dapat terlihat dengan jelas. Aku bisa membayangkan perasaan bahagia sang fotografer melihat hasil jepretannya. Perasaan bahagia yang dikeluarkannya dengan seuntai senyum dan tarian ibu jarinya di badan kamera. Seperti […]

Aroanop

Leave a comment
Papua

Luka di telapak kakiku sudah mulai kering. Dua hari kemarin sempat bengkak. Entah kenapa. Mungkin karena aku kurang cocok dengan obat antibiotik dari dokter di Klinik Kuala. Hampir setiap kali ketemu orang di sini selalu dapat sapaan yang cenderung mengerikan untuk didengar; “hei, kaki rusak ya dari Aroanop”. Hehe. Mereka memang punya banyak kosakata yang terdengar lucu kalau didengar selain kaki rusak, seperti ketawa besar-besar (tertawa keras-keras), gigi rubuh (gigi rontok kena hantam), atau mabuk […]